Rabu, 24 Agustus 2016

가자!

Sama seperti Hyeri di Cinderella and The Four Knights yang ingin Eun Ha Won tidak lagi berada di samping Kang Hyun Min, keinginanku sungguh tidak banyak. Harapanku adalah hidup bahagia dunia akhirat. Bahagia duniaku juga tidak begitu banyak syarat. Cukup bisa memiliki apa yang diinginkan. Jauh dari musuh yang menjengkelkan. Tidak ditekan oleh masalah berat. Berat itu maksudnya keadaan yang sangat menjengkelkan di tempat kerja. Perasaan tidak nyaman bekerja karena lingkungan adalah definisi masalah yang berat menurutku. Ditekan secara mental dan emosional. Keadaan dimana diri rasanya malas untuk tersenyum. Malas untuk berkata-kata. Hanya bisa tersenyum kecut ketika situasinya penuh candaan. Tiap orang punya batasan dirinya masing-masing. Punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Ada hal yang berbeda antara satu yang lainnya. Ada yang menganggap masih di dalam batas yang wajar, ada juga yang menganggapnya sudah kurang ajar. Aku, kadang tidak seperti orang normal pada umumnya. Dengan usaha yang keras, aku membuat diriku terlihat normal hanya untuk dilihat sebagai manusia. Batasan yang kumiliki lebih banyak berbeda daripada orang lain. Aku hanya membenci sesuatu yang membuatku ingat pada kenyataan yang buruk. Aku sudah berusaha keras untuk melupakan semuanya. Berusaha jalan terus agar bisa bertahan hidup lebih lama di dunia. Saking kerasnya usahaku, aku bahkan melupakan hal-hal penting. Jadi sering sekali aku dicap sebagai seorang yang pelupa. Padahal, itu merupakan benteng yang ku buat untuk diriku sendiri agar menjauh dari kenyataan-kenyataan buruk. Terlalu bahaya bagiku ketika ingat betapa membosankan hidup ini. Sebagai orang yang beriman, tidak ada yang bisa kita lakukan selain menunggu. Menunggu hingga tiba saatnya. Hanya takut tiba-tiba setan lewat dan bilang "mari". Ah, menakutkan.. Aku sangat membenci ketidakmampuanku. Dan orang-orang yang mengingatkanku akan hal itu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bangkai

Bunga-bunga bangkai Mari hitung per tangkai Tiada hendak menggapai Harum yang tak sampai Bunga-bunga bangkai Tumbuh di sunyi lantai Tak perl...