Beruntung dia jadi magister.
Beruntung dia cantik.
Beruntung dia telah menikah.
Beruntung suaminya kaya.
Beruntung suaminya ganteng.
Beruntung dia punya anak.
Beruntung anaknya lucu.
Beruntung dia punya mobil.
Beruntung dia punya rumah.
Beruntung rumahnya besar.
Beruntung mertuanya baik.
Beruntung dia punya banyak keahlian.
Beruntung dia pantang menyerah.
Beruntung dia banyak teman.
Beruntung suaminya sholeh.
Beruntung tempat kerjanya dekat.
Beruntung senyumnya manis.
Beruntung kepribadiannya menarik.
Dan seperti itulah keberuntungan.
Adakah yang memandangku seperti itu?
Minggu, 02 April 2017
Ketika Hidupmu Lebih Sempurna
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Terjebak
Lagi-lagi daku terjebak Semua masih dalam otak Kini tetap gagal bertindak Daku betah menghuni kotak Lagi-lagi daku diam Semua masih dalam ma...
-
Tampak dari muka Senyum tak pernah alpa Kiri kanan disapa Bahagianya dia Tampak dari jauh Senyum selalu penuh Kiri kanan gaduh Bahagianya se...
-
Adikku pernah membisikkan Kata singkat mematikan Hanya untuk membangunkan Kakaknya di pagi liburan Adikku pernah bersuara Cuma satu kata Ba...
-
Mengumpulkan detik-detik Agar lebih baik Ratusan titik-titik Menemani masa berisik Mengumpulkan kepingan Agar lebih ringan Ratusan angan Men...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar