Titik demi titik
Lama lama menjadi garis
Aku yang cantik
Akhirnya kembali menangis
Tetes demi tetes
Berkumpul menjadi kolam
Air mata yang menetes
Dapatkah ku redam?
Butir demi butir
Tersusun walau pecah
Air mata yang bergulir
Telah terlanjur tumpah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Malam
Mataku terasa kering Detak jam seakan nyaring Kepala menjadi pusing Waktu hampir berdering Jantungku berdegup kencang Detak jam seakan garan...
-
Suatu ketika, saat waktumu terbagi dua, ada bisikan yang bisa jadi adalah janji. Di antara siang dan malam, hidupmu akan ditentukan. Kamu p...
-
Abu-abu bukan hitam Menunggu sampai malam Apa dayaku hingga tenggelam Menyatu dengan alam Abu-abu bukan putih Menunggu sampai letih Apa daya...
-
Assalamualaikum Sebenarnya sudah lama saya ingin mencari informasi tentang ini, namun belum menemukan waktu yang tepat. Banyak aktivitas me...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar