Dalam terang ku berharap
Segeralah terlelap
Hari semakin gelap
Waktu tak bisa disulap
Dua puluh empat jam
Mataku harus terpejam
Agar tak lagi ku menggumam
Kurangnya malam
Esok kan lebih garang
Ku harus siap perang
Dengan rindu yang kerap datang
Tanpa diundang
Tujuh kali dua puluh empat
Itulah yang dia lihat
Berbeda dengan ku dapat
Sehari yang singkat
Sabtu, 11 November 2017
Dua Puluh Empat
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Bahu
Orangnya itu-itu saja Tiada yang menyangka Rasa terbelah dua Jiwa dan raga Orangnya itu terus Tiada yang mengurus Rasa perlahan tergerus Sem...
-
Lagi-lagi daku mengantuk Pintu mana bisa diketuk Ingin daku segera masuk Tapi kaki terasa ditusuk Lagi-lagi kantuk menyerang Pintu mana bisa...
-
Mungkin sepanjang hidupnya lelah Di matamu semua tak indah Ingin ku mengurai kisah Tapi tiada yang mengatur langkah Mungkin sepanjang hidupn...
-
Balas dengan senyum Kata yang mengaum Niscaya ketika ranum Laku mirip pendulum Senyum dengan ikhlas Hati yang memanas Niscaya ketika tuntas ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar