Minggu, 17 Desember 2017

Anu

Hidup segan,
mati tak mau.
Tidur enggan,
terjaga selalu.
Padahal bulan,
segera berlalu.
Pikir berjalan,
tak tentu.
Alamat badan,
kan lesu.
Karena jalan,
jauh dituju.
Umpama makan,
sehari satu.
Jika diceritakan,
tak cukup waktu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bahu

Orangnya itu-itu saja Tiada yang menyangka Rasa terbelah dua Jiwa dan raga Orangnya itu terus Tiada yang mengurus Rasa perlahan tergerus Sem...