Setiap individu mengalami banyak hal dalam hidupnya. Semua yang kita lakukan akan menjadi cerita di kemudian hari. Ini hanya sekedar pengingat bagi yang punya pengalaman sama dan sebagai pelajaran bagi yang belum pernah mengalaminya. Semua orang mungkin sudah pernah mengalaminya, sebuah cuplikan kisah hidup ini. Malam hari merupakan saat yang tepat bagi kita untuk melepaskan penat seharian, waktu penyembuhan hati dan pikiran dari bisingnya dunia. Tentu saja besar harapan bisa tidur nyenyak tanpa ada yang mengganggu. Namun semua tak berjalan sesuai rencana. Di tengah heningnya malam, mulai terdengar suara yang tidak biasa. Rasanya begitu dekat. Tapi ah sudahlah, pikirku. Mungkin saja salah dengar. Bunyi itu terus berulang, membuat takut berkembang. Horor sekali. Akhirnya ku putuskan bangkit dari posisi tidur dan menuju dapur. Horor memang jika kelaparan malam-malam. Nanti tak bisa tidur. Suara perut ini menyiksaku, sungguh sungguh menyiksaku (ala-ala Naff). 😂
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Bahu
Orangnya itu-itu saja Tiada yang menyangka Rasa terbelah dua Jiwa dan raga Orangnya itu terus Tiada yang mengurus Rasa perlahan tergerus Sem...
-
Lagi-lagi daku mengantuk Pintu mana bisa diketuk Ingin daku segera masuk Tapi kaki terasa ditusuk Lagi-lagi kantuk menyerang Pintu mana bisa...
-
Mungkin sepanjang hidupnya lelah Di matamu semua tak indah Ingin ku mengurai kisah Tapi tiada yang mengatur langkah Mungkin sepanjang hidupn...
-
Balas dengan senyum Kata yang mengaum Niscaya ketika ranum Laku mirip pendulum Senyum dengan ikhlas Hati yang memanas Niscaya ketika tuntas ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar