Rabu, 04 April 2018

Demam

Teruntuk cinta yang bermain dengan kantuk. Sungguh betapa indah, terlelap begitu mudah. Rehat sebentar, tak perlu keluh berujar... Bagiku berat,, merah merona mungkin tersirat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bahu

Orangnya itu-itu saja Tiada yang menyangka Rasa terbelah dua Jiwa dan raga Orangnya itu terus Tiada yang mengurus Rasa perlahan tergerus Sem...