Menari-nari,
sudah biasa begini. Namanya juga olahraga, senam jari. Aku yang terlalu sibuk
dengan deadline, harus terpaksa online. Berselancar hanya untuk
memancing ide keluar. Siang hari memang cerah, namun begitu gerah. Ide
bersembunyi dibalik mimpi-mimpi. Tetapkan pikiran ‘tuk ditemani rembulan. Keheningan
malam ‘kan memanggil ide yang terpendam. Ku kira malam ‘kan sendiri, ternyata
tidak. Terdengar tetesan begitu besar, mata pun berbinar. Rahmat-Mu keluar.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Bangkai
Bunga-bunga bangkai Mari hitung per tangkai Tiada hendak menggapai Harum yang tak sampai Bunga-bunga bangkai Tumbuh di sunyi lantai Tak perl...
-
Tepatnya hari Jumat, seusai mendownload dan menonton drama Korea yang sedang ongoing, aku berpikir keras untuk melakukan hal yang tidak bia...
-
Adikku pernah membisikkan Kata singkat mematikan Hanya untuk membangunkan Kakaknya di pagi liburan Adikku pernah bersuara Cuma satu kata Ba...
-
Mengumpulkan detik-detik Agar lebih baik Ratusan titik-titik Menemani masa berisik Mengumpulkan kepingan Agar lebih ringan Ratusan angan Men...
nice
BalasHapussaya senang membaca karya Ukhty