Selasa, 21 Januari 2025

Tawanya

Tertawanya dulu samar
Kini mulai keluar
Dulu terkunci di kamar
Kini mulai tersiar

Tertawanya kini terdengar
Jauh hati tertampar
Garis yang dulu pudar
Tampak makin terpancar

Tertawanya makin besar
Layaknya sebuah mercusuar
Apakah akan berputar
Tak mungkin jika tertukar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bahu

Orangnya itu-itu saja Tiada yang menyangka Rasa terbelah dua Jiwa dan raga Orangnya itu terus Tiada yang mengurus Rasa perlahan tergerus Sem...