Jumat, 23 Mei 2025

Ekstra

Mulai dari mana
Sepertinya salah semua
Dua ribu dua lima
Meninggalkan cerita

Salahnya di mana
Sudah tahu sebelumnya
Hanya saja
Butuh kekuatan ekstra

Bukan sengaja
Hanya tak berdaya
Saat bertatap muka
Rasanya luar biasa

Kamis, 22 Mei 2025

Kapalku

Kapalku teruslah berlayar
Arungi dunia bersama sinar
Apabila hampir habis sabar
Ingatlah kala mata berbinar

Kapalku teruslah bertahan
Lawan badai di permukaan
Apabila layar koyak perlahan
Ingatlah janji di permulaan

Kapalku teruslah melaju
Lawan arus yang membelenggu
Apabila arah tampak semu
Ingat tujuan yang dituju

Mata

Mata yang tak awas
Janganlah membuat was-was
Apabila telah lawas
Cukuplah selalu mawas

Mata yang kini kabur
Janganlah membuat guntur
Apabila telah uzur
Cukuplah bersyukur

Mata yang tak sehat
Janganlah membuat penat
Apabila telah lewat
Cukuplah hati selalu kuat

Sikap

Manusia cuma berencana
Niat pagi, siang terlaksana
Berbekal sebuah wacana
Dibalut suasana

Manusia cuma berharap
Niat baik bisa ditangkap
Berbekal sebuah sikap
Dibalut dengan tanggap

Manusia cuma berpikir
Niat baik tak berakhir
Berbekal sebuah zikir
Dibalut takdir

Serasa

Kepala mulai sakit
Menghimpun yang sedikit
Ini terlalu rumit
Kapan jadi bukit?

Kepala serasa pecah
Menghimpun yang jengah
Ini terlalu lelah
Kapan jadi indah?

Kepala mulai mengambang
Menghimpun yang terbang
Ini terlalu goyang
Kapan jadi tenang?

Sabtu, 17 Mei 2025

Rotasi

Bersinar dan redup
Begitulah hidup
Kadang tak sanggup
Hingga ingin menutup

Redup dan bersinar
Begitulah walau sebentar
Kadang tak belajar
Hingga ingin menghajar

Dia terus berotasi
Begitulah selama ini
Kadang tak sanggup lagi
Hingga ingin berhenti

Tulang

Harusnya ku bawa tulang
Agar tak mulai perang
Demi bisa terpandang
Di saat pulang

Harusnya tulang itu lagi
Agar tak mulai grogi
Demi bisa bernyali
Pulang dari sini

Harusnya tulang dibawa
Agar tak mulai papa
Demi bisa berguna
Membawa nama

Manusiawi

Mengapa begitu manusiawi
Bukankah aku malaikat?
Merasa tak adil sana sini
Satu pun tiada ku dapat

Mengapa begitu egois
Bukankah aku bidadari?
Mudah sekali menangis
Satu pun tiada bersimpati

Mengapa begitu jahat
Bukankah aku ibu peri
Mudah sekali menghujat
Walau di dalam hati

Pertanyaan

Pertanyaannya sungguh biasa
Dijawab seenaknya
Semangat yang jadi perkara
Jauh dari sisinya

Semangatnya kini lupa pulang
Sebab ada yang ditimang
Sungguh tak dapat ditimbang
Hati menjadi bimbang

Ingin daku berkata
Ingatlah pada asalnya
Tapi itu percuma
Telinga ada di mana

Sirkus

Berbagi fokus
Hingga tak serius
Gagal dapat seratus
Poin pun minus

Bukan karena rakus
Tapi begitu lurus
Semua ingin bagus
Siapa hendak mengurus?

Masih dalam radius
Sering menjadi modus
Mirip seperti sirkus
Tak jua mendapat bonus

Berlian

Ketika emas tak terlihat
Hanya cemas yang didapat
Kedua tangan melekat erat
Hati ini masih tersesat

Masih di tempat yang sama
Aku menunggu dengan seksama
Sekali lagi dia tak berima
Menjeratku dengan sengaja

Kerap kali ku katakan
Masih ada itu berlian
Coba kau usap perlahan
Semua akan kelihatan

Tiga Masa

Saat matahari sepenggalah naik
Angin menyapa bulu mata yang lentik
Seketika membuatku berbisik
Takdir manakah yang membuatku memekik?

Saat matahari tepat di atas kepala
Usaha itu jadi sia-sia
Memang telah ada pertanda
Namun bakti seluas samudera

Saat matahari telah tenggelam
Ku tarik napas dalam-dalam
Melatih hati agar tak dendam
Terkubur bersama malam

Senin, 05 Mei 2025

Setelah April

Menikmati hal-hal kecil
Hatiku memang terampil
Memberdayakan pensil
Setelah April

Mengenang cerita lama
Hatiku tak berdaya
Memaku pigura
Setelah semua

Memberi beberapa bumbu
Hatiku tak mampu
Menyediakan perahu
Setelah itu

Jumat, 02 Mei 2025

Berputar

Daku masih berputar
Karena rindu tak jua kelar
Berharap cemas segera buyar
Tapi daku tak bisa keluar

Hati ingin semua bubar
Karena sudah dibatas sabar
Layaknya kapal dan layar
Bersama menuju sinar

Hingga kini mencari fajar
Saat lelah daku berujar
Apakah ini telah sejajar
Hanya terlihat samar

12D

Dia, kucing jalanan Datang meminta makan Dengan begitu perlahan Diam saat berjalan Dia, burung gereja Datang di saat senja Demikian hingga l...