Angin menyapa bulu mata yang lentik
Seketika membuatku berbisik
Takdir manakah yang membuatku memekik?
Saat matahari tepat di atas kepala
Usaha itu jadi sia-sia
Memang telah ada pertanda
Namun bakti seluas samudera
Saat matahari telah tenggelam
Ku tarik napas dalam-dalam
Melatih hati agar tak dendam
Terkubur bersama malam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar