Angin berhembus tiba-tiba
Langsung menusuk ke dalam dada
Sebesar itu rasa cintanya
Hingga lupa dua dan tiga
Angin berhembus tak berbunyi
Langsung menusuk sanubari
Cintanya bukan tuk dibagi
Hingga lupa semua janji
Angin berhembus saat terang
Langsung menabuh genderang
Cintanya hanya tuk seorang
Pilu hati tak terbayang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar