Kamis, 24 Juli 2025

Ingkka

Berbicara seperlunya
Menghemat kata demi usia
Ketika suara tak lagi bermakna
Pucuk dicinta ulam pun tiba

Berlaku seperlunya
Melepas bara demi jiwa
Ketika damai lebih utama
Kadang diam lebih bijaksana

Melangkah seperlunya
Meski gemerlap tampak menggoda
Tak semua cahaya
Benar adanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tumbang

Seketika daku tumbang Padahal siap perang Senjata kini terpasang Ragu pun telah dibuang Seketika daku lemas Padahal sudah berkemas Senjata t...