Berbicara seperlunya
Menghemat kata demi usia
Ketika suara tak lagi bermakna
Pucuk dicinta ulam pun tiba
Berlaku seperlunya
Melepas bara demi jiwa
Ketika damai lebih utama
Kadang diam lebih bijaksana
Melangkah seperlunya
Meski gemerlap tampak menggoda
Tak semua cahaya
Benar adanya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar