Terpapar sinar kata
Mendadak haus muka
Jari sibuk berdansa
Pena sudah tua
Terpapar bisik halus
Mendadak muka lumus
Kata terlanjur berhembus
Pena telat bagus
Terpapar gelap pikir
Mendadak lapar mampir
Rasa mulai terukir
Pena bak musafir
Tak bisa dipegang Gemetar bukan kepalang Apakah sedang perang Tanyaku tanpa memandang Terlalu gemetar Tak mungkin didengar Isak yang keluar ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar