Sabtu, 25 Agustus 2018

Salut

Salut. Ku haturkan kata untuk mereka yang terbiasa lembur. Sungguh hebat, memaksimalkan waktu malam yang lekat. Apalah dayaku yang tertatih mencuri waktu karena tak ingin merintih pada esok yang meminta pulih?

Bukan Manusia Super


Jika ada yang berkata, waktuku banyak tersedia, bisa iya, bisa juga sebaliknya. Coba kamu hitung, berapa banyak senggang mengapung? Saat kamu mandi, aku telah pergi. Saat kamu pulang, aku masih melayang. Malamnya harus tidur cepat agar esok tak terlambat. Pandai-pandai mengatur quality time saat tugas everytime...

Sabtu, 18 Agustus 2018

Kemudian


Haruskah aku bercerita?
Pada kotak segi empat yang selalu menyapa
Rasanya seperti berjalan di titian
Bergerak sedikit jatuh kemudian
Waktu yang meninggalkanku
Menyisakan rasa pilu
Mataku terbelalak
Mengutip kisah puisi anak

Kamis, 09 Agustus 2018

Sekilas

hanya sekilas
waktuku seakan terhempas
andai di atas pegas
melaju tanpa beringas

hanya sekilas
inginku menggenggam emas
tiada batas
sepanjang bernapas

Selasa, 19 Juni 2018

Penyemangat #1

Saatnya membuat titik-titik agar dapat menjadi garis sehingga terbentuklah gambar yang sempurna...

Minggu, 27 Mei 2018

K3H

Karena membaca butuh waktu;
Karena mengolah kata juga butuh ilmu;
Karena itulah masih membisu;
Hingga semua 'kan berlalu...

Malam Pun Tak Sendiri


Menari-nari, sudah biasa begini. Namanya juga olahraga, senam jari. Aku yang terlalu sibuk dengan deadline, harus terpaksa online. Berselancar hanya untuk memancing ide keluar. Siang hari memang cerah, namun begitu gerah. Ide bersembunyi dibalik mimpi-mimpi. Tetapkan pikiran ‘tuk ditemani rembulan. Keheningan malam ‘kan memanggil ide yang terpendam. Ku kira malam ‘kan sendiri, ternyata tidak. Terdengar tetesan begitu besar, mata pun berbinar. Rahmat-Mu keluar.

Rasa

Apakah kebanyakan garam Atau terlalu asam Mungkin sudah malam Aku kurang paham Apakah terlalu asin Atau kebanyakan micin Mungkin terlalu lic...