Alangkah terkejutnya aku
Tergeletak sosok yang sering mengganggu
Membujur kaku tanpa membiru
Hitam pekat seperti kopi tanpa susu
Di atas besi yang ku tahu
Sebagai penolong masa depanku
Saat kalimat ini belum berlalu
Ada yang ingin balas dendam padaku
Sungguh aku tidak membunuh temanmu
Aku hanya membunuhmu
Yang mencuri darah di depan mataku.
Rabu, 27 September 2017
Nyamuk
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Terjebak
Lagi-lagi daku terjebak Semua masih dalam otak Kini tetap gagal bertindak Daku betah menghuni kotak Lagi-lagi daku diam Semua masih dalam ma...
-
Tampak dari muka Senyum tak pernah alpa Kiri kanan disapa Bahagianya dia Tampak dari jauh Senyum selalu penuh Kiri kanan gaduh Bahagianya se...
-
Adikku pernah membisikkan Kata singkat mematikan Hanya untuk membangunkan Kakaknya di pagi liburan Adikku pernah bersuara Cuma satu kata Ba...
-
Mengumpulkan detik-detik Agar lebih baik Ratusan titik-titik Menemani masa berisik Mengumpulkan kepingan Agar lebih ringan Ratusan angan Men...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar