Karena berjalan kurang jauh
Kau akhirnya mengeluh
Beribu peluh yang jatuh
Itu milik siapa?
Karena berjalan terlalu dekat
Kau akhirnya menghujat
Beribu nikmat yang didapat
Itu milik siapa?
Karena hanya berkeliling
Kau akhirnya berpaling
Beribu permata yang berguling
Itu milik siapa?
Rabu, 30 Oktober 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Terjebak
Lagi-lagi daku terjebak Semua masih dalam otak Kini tetap gagal bertindak Daku betah menghuni kotak Lagi-lagi daku diam Semua masih dalam ma...
-
Tampak dari muka Senyum tak pernah alpa Kiri kanan disapa Bahagianya dia Tampak dari jauh Senyum selalu penuh Kiri kanan gaduh Bahagianya se...
-
Adikku pernah membisikkan Kata singkat mematikan Hanya untuk membangunkan Kakaknya di pagi liburan Adikku pernah bersuara Cuma satu kata Ba...
-
Mengumpulkan detik-detik Agar lebih baik Ratusan titik-titik Menemani masa berisik Mengumpulkan kepingan Agar lebih ringan Ratusan angan Men...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar