Sabtu, 28 Desember 2019

Dua Puluh

Dua puluh dua puluh
Apakah tawa kan berlabuh?
Padanya yang sering mengeluh

Dua puluh dua puluh
Kiranya langit makin jauh
Dapatkah diri tetap bersimpuh?

Dua puluh dua puluh
Jemari yang kian berpeluh
Bergerak ikuti sauh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Malam

Mataku terasa kering Detak jam seakan nyaring Kepala menjadi pusing Waktu hampir berdering Jantungku berdegup kencang Detak jam seakan garan...