Dua puluh dua puluh
Apakah tawa kan berlabuh?
Padanya yang sering mengeluh
Dua puluh dua puluh
Kiranya langit makin jauh
Dapatkah diri tetap bersimpuh?
Dua puluh dua puluh
Jemari yang kian berpeluh
Bergerak ikuti sauh
Bunga-bunga bangkai Mari hitung per tangkai Tiada hendak menggapai Harum yang tak sampai Bunga-bunga bangkai Tumbuh di sunyi lantai Tak perl...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar