Maju menggenggam pisau
Berdiam hanya dikejar lubang
Mundur akan jatuh ke jurang
Ku pandangi engkau
Cantiknya berselendang
Tiada menoleh belakang
Oh pagi yang kemarau
Kenapa air datang bertandang
Padahal peluh hampir segudang
Orangnya itu-itu saja Tiada yang menyangka Rasa terbelah dua Jiwa dan raga Orangnya itu terus Tiada yang mengurus Rasa perlahan tergerus Sem...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar