Kamis, 24 Oktober 2024
Batu
Batu itu mulai ditinggalkan
Sebagai penyelamat dari genangan
Saat aspal menguasai jalanan
Dan jejak kaki tak lagi bertahan
Dulu ia penopang di kala hujan
Sekarang tersisih, jadi kenangan
Di bawah roda dan langkah ringan
Tak lagi dianggap sebagai teman
Namun batu tetap di sana, diam
Menyimpan kisah tanpa dendam
Meski kini terlupakan dan terpendam
Ia pernah berdiri mengikuti jam
#457RI bantu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Malam
Mataku terasa kering Detak jam seakan nyaring Kepala menjadi pusing Waktu hampir berdering Jantungku berdegup kencang Detak jam seakan garan...
-
Suatu ketika, saat waktumu terbagi dua, ada bisikan yang bisa jadi adalah janji. Di antara siang dan malam, hidupmu akan ditentukan. Kamu p...
-
Abu-abu bukan hitam Menunggu sampai malam Apa dayaku hingga tenggelam Menyatu dengan alam Abu-abu bukan putih Menunggu sampai letih Apa daya...
-
Assalamualaikum Sebenarnya sudah lama saya ingin mencari informasi tentang ini, namun belum menemukan waktu yang tepat. Banyak aktivitas me...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar