Selasa, 27 September 2016

Teruntuk Dia

Langkah kaki yang sama
Hari yang berbeda
Buat semuanya hilang
Dalam kenangan terburuk
Baginya ini hanya mimpi
Yang benar benar nyata
Kadang ingat ini nyata
Berbaring menghela napas
Menghitung hari
Sanggupkah tetap berjalan?
Ketika yang begitu indah hilang
Kaki yang melangkah perlahan melambat
ingin berhenti di sini
Saat tiba waktunya

Rabu, 14 September 2016

Baper

"Masukkan kata sandi" adalah peringatan yang keluar saat ku tekan tombol power handphone android milikku. Ku masukkan empat digit nomor andalanku. Secepat mungkin ku tekan aplikasi browser. Kupilih logo facebook dan mulailah aku masuk ke dalam dunia media sosial itu. Pemberitahuan dari facebook katanya ada kenangan hari ini. Karena penasaran, mulailah aku buka pemberitahuannya. Sampailah pada kenangan sebuah status yang tertulis: terlalu menakutkan melihat kata "kenangan". Ya, status itu dibuat tepat satu tahun yang lalu di saat aku mungkin sedang "baper". Baper adalah keadaan yang sulit untuk diungkapkan, yang ku alami hampir setiap hari haha. Baper, tak semata-mata soal cowok. Banyak hal di dunia ini yang patut untuk kita sedihkan. Misalnya: perjuangan yang tak dianggap. Usaha keras yang sudah kita lakukan, nyatanya bernilai nol besar! Keinginan yang terlalu tinggi sebenarnya tidak begitu buruk, namun menyakitkan bagi orang yang punya keinginan. Memperoleh hasil yang maksimal, sudah barang tentu inilah yang diharapkan oleh semua orang (mungkin). Atau hanya akukah yang berpikir begitu? Untuk meredam rasa sakit hati, ku turunkan standar penilaian. Melatih hati agar memaklumi bahwa mereka tidak akan mendapatkan hasil maksimal. Lagi-lagi harus kecewa saat standar yang telah diturunkan itu masih saja tidak tercapai. Beban moral. Hati dan pikiran ingin melakukan yang terbaik namun tetap saja diri merasa ada yang salah. Diri yang cukup tahu kelemahan yang dimiliki, tentu saja bersedih. Sebuah kata "profesional" ingin sekali dicapai. Sekedar penyemangat diri untuk mengarungi dunia ini. Namun kacamata orang lain ternyata sama saja seperti aku menilai diriku. Kecewa? Jelas. Gak ada yang memujiku sudah melakukan pekerjaan sebaik-baiknya. Walau inilah kemampuan optimal yang ku punya. Bukan hanya sekali merenung untuk memperbaiki. Usaha yang dilakukan juga tidak sedikit. Namun tetap saja kembali, karena pada dasarnya sifat itu ya begini. Inilah aku! Aku yang tumbuh dengan kasih sayang yang penuh, pendidikan moral tinggi, dan berada di posisi kelahiran seperti inilah yang mempengaruhiku. Aku tak terbiasa marah-marah karena tidak ada yang bisa aku marahi. Aku terbiasa mendapat perintah, bukan memerintah.  Aku terbiasa marah dalam diam seperti aku mencinta dalam diam. Tolong..

Senin, 05 September 2016

응, 스물 네살!

너와 나 이십시 시간, isipsa, isipsa, isipsa.. 매일 매일 teringat terus dengan 그 가사. Entah ketularan penyakit apa. Padahal waktu Produce 101 penilaian konsep paling suka sama lagu 같은 곳에서. Mungkin karena sebentar lagi isipsa, wkwk.
Seperti biasa, aku masih bersama dengan pemikiran bahagia tentang drama korea. Bagiku itu sebuah kekuatan luar biasa untuk menghilangkan rasa jenuh di dunia (waduh, ngeri...). Jangan salah sangka dulu, drama korea bukanlah penghilang rasa sakit yang utama. Tetap saja yang utama itu adalah dengan mengingat Allah, melakukan segala perintahnya (red: sholat, ngaji, ngapal surah-surah). Melalui artikel ini, hanya ingin menyampaikan hal-hal menarik tentang “dunia”. BWAHAHAAA.. Tentu dari sudut pandang lain biar tidak kaku.
Omo, waktu terus saja berlalu meninggalkan banyak sekali kenangan. Entah sudah berapa banyak oksigen yang habis untuk sampai pada hari ini. 드디어,오늘은 내 생일축하합니다! 행복해야해요?  Yes, of course. Just do like this and you will get some reason for your life.
오늘은 너무 이야기 있어요.  Terima banyak sekali ucapan. “Membaca ucapan itu mengingatkanku akan artinya umur tua, bentar lagi jadi ahjumma” (nyanyi ala-ala anak Sule, Kesempurnaan Cinta). Selama obrolan BBM tersebut, aku langsung ingat kalo tahun depan umurku akan menjadi 25 tahun. 어떡해?
Ada lagi yang mengingatkan tentang “jodoh”. Spesies langka yang sulit sekali ditemukan.. haha.
Ada juga yang bilang “stay young”. But, I answer like this.. “I hope so, well but.. Usia tak pernah bohong”
Kenyataan yang baru ku sadari hari ini adalah betapa banyak nama panggilanku. Sesepuh, unnie, noona, ahjumma, unyuk.. weleh weleh weleh.
Ada satu kebaikan yang aku lakukan pada hari ulang tahunku ini. Aku mengingatkan kepada temanku agar segera memberitahu adeknya yang masuk kampus kami agar berhati-hati dengan 귀여운누나 (kakak  manis, cute sister). 나처럼 (seperti aku, like me).. ㅋㅋㅋㅋ

Sabtu, 27 Agustus 2016

PARK BO RAM - Please Say Something (거짓말이라도 해줘요)

Bahasa Indonesia
Apakah ini cinta?
Aku bahkan tidak tahu itu
Kamu yang membuat hatiku berdegup kencang
Aku pikir aku demam karena flu
Aku pikir aku berbaring gelisah sepanjang malam karena aku sakit

Karena cinta yang kamu berikan padaku
Aku bahkan tidak bisa terlelap tidur, apa yang harus ku lakukan?

Katakan padaku, meskipun itu bohong
Bahwa kamu juga mencintaiku
Jantungku begitu berdegup kencang
Sesuatu akan terjadi
Tolong lakukan sesuatu

Karena hariku tanpamu
Aku diam-diam menangis, apa yang harus ku lakukan?

Katakan padaku, meskipun itu bohong
Bahwa aku hanya perlu menunggu sebentar lagi
Bahwa ketika hari berlalu dan besok datang
Kamu akan kembali padaku

Mari kita melihat ke tempat yang sama
Dan memiliki cinta yang luar biasa

Tetaplah di sisiku seperti ini
Kamu juga tidak bisa pergi tanpa diriku
Meski kita terpisah sejenak
Meski kita satu langkah lebih jauh
Kita tidak punya pilihan selain bertemu
Karena kamu adalah aku yang berbeda

Hangul
이런 게 사랑인 건가요
그대란 사람 내게
두근거리게 한 줄도 모르고
그저 감기에 걸려 이렇게 열이 나고
아파서 밤새 뒤척인 줄 알았죠

나 그대가 옮긴 사랑 때문에
잠 못 들고 있죠 어떡하죠

거짓말이라도 해줘요
그대도 나를 사랑한다고
심장이 뛰는 게 이러다 큰일 나죠
어떻게든 해주세요

나 그대가 없는 하루 때문에
몰래 울고 있죠 어떡하죠

거짓말이라도 해줘요
조금만 기다리면 된다고
오늘이 지나고 내일이면 내 곁에
다시 돌아와 준다고

우리 같은 곳을 보면서
믿지 못 할 사랑을 해봐요

이대로 내 곁에 있어요
그대도 나 없으면 안되죠
잠시 멀어져도 한발 더 멀어져도
우리는 만날 수밖에
그대는 또 다른 나라서

source:
http://thecherrya.blogspot.co.id/2016/08/k-lyric-park-boram-please-say-something.html?m=1

Rabu, 24 Agustus 2016

가자!

Sama seperti Hyeri di Cinderella and The Four Knights yang ingin Eun Ha Won tidak lagi berada di samping Kang Hyun Min, keinginanku sungguh tidak banyak. Harapanku adalah hidup bahagia dunia akhirat. Bahagia duniaku juga tidak begitu banyak syarat. Cukup bisa memiliki apa yang diinginkan. Jauh dari musuh yang menjengkelkan. Tidak ditekan oleh masalah berat. Berat itu maksudnya keadaan yang sangat menjengkelkan di tempat kerja. Perasaan tidak nyaman bekerja karena lingkungan adalah definisi masalah yang berat menurutku. Ditekan secara mental dan emosional. Keadaan dimana diri rasanya malas untuk tersenyum. Malas untuk berkata-kata. Hanya bisa tersenyum kecut ketika situasinya penuh candaan. Tiap orang punya batasan dirinya masing-masing. Punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Ada hal yang berbeda antara satu yang lainnya. Ada yang menganggap masih di dalam batas yang wajar, ada juga yang menganggapnya sudah kurang ajar. Aku, kadang tidak seperti orang normal pada umumnya. Dengan usaha yang keras, aku membuat diriku terlihat normal hanya untuk dilihat sebagai manusia. Batasan yang kumiliki lebih banyak berbeda daripada orang lain. Aku hanya membenci sesuatu yang membuatku ingat pada kenyataan yang buruk. Aku sudah berusaha keras untuk melupakan semuanya. Berusaha jalan terus agar bisa bertahan hidup lebih lama di dunia. Saking kerasnya usahaku, aku bahkan melupakan hal-hal penting. Jadi sering sekali aku dicap sebagai seorang yang pelupa. Padahal, itu merupakan benteng yang ku buat untuk diriku sendiri agar menjauh dari kenyataan-kenyataan buruk. Terlalu bahaya bagiku ketika ingat betapa membosankan hidup ini. Sebagai orang yang beriman, tidak ada yang bisa kita lakukan selain menunggu. Menunggu hingga tiba saatnya. Hanya takut tiba-tiba setan lewat dan bilang "mari". Ah, menakutkan.. Aku sangat membenci ketidakmampuanku. Dan orang-orang yang mengingatkanku akan hal itu..

Kamis, 18 Agustus 2016

Ketika Melupakan adalah Sebuah Solusi Instan



Queen In Hyun's Man. Masih ingat jelas ketika seorang sarjana bernama Kim Boong Do (Ji Hyun Woo) tiba-tiba terdampar ke zaman modern. Bertemu dengan seorang aktris cantik bernama Choi Hye Jin (Yoo In Na), melakukan hal-hal aneh dan bodoh bersama, kemudian saling jatuh cinta. Adegan tersedih versi saya adalah ketika jimat Kim Boong Do yang berhasil mengantarkannya ke dunia modern, rusak terhunus pedang penjahat yang ingin membunuhnya. Akibat yang ditimbulkan oleh rusaknya jimat tersebut adalah berubahnya kenyataan di dunia modern. Orang lain melupakan keberadaan sosok Kim Boong Do dan menganggap hal itu tidak pernah terjadi. Namun Choi Hye Jin merasa perasaannya begitu nyata kepada Kim Boong Do. Choi Hye Jin tak percaya kalau ia berpacaran dengan Kim Jin Woo (Han Dong Min). Bagaimana dengan Kim Boong Do? Ternyata dia juga lupa dengan Choi Hye Jin dan dunia modern itu. Ah, sedihnya... Jatuh cinta dan terpaksa melupakan. Tapi cinta jugalah yang berhasil menyatukan mereka berdua sehingga akhir drama tersebut HAPPY ENDING.

W – Two Worlds. Episode 8. Hal yang sama terjadi pada Kang Chul (Lee Jong Suk) dan Oh Yeon Joo (Han Hyo Joo). Mengetahui bahwa nyawa sang kekasih terancam, Kang Chul meminta pada Oh Yeon Joo saat kembali ke dunia nyata agar secepatnya menggambar adegan Kang Chul terbangun dan membuat semua yang mereka alami hanyalah sebagai sebuah mimpi. Kang Chul juga meminta pada sang kekasih untuk melupakannya. Dia menegaskan bahwa dia hanyalah seorang tokoh kartun, dan apabila Oh Yeon Joo rindu padanya bisa membaca webtoon “W”. Betapa sedihnya jika membayangkan posisi kita sebagai Oh Yeon Joo karena dialah satu-satunya orang yang mengingat kenangan mereka.. Entah bagaimana yang akan terjadi pada hubungan mereka nanti. Karena saat artikel ini dipublikasikan, Episode 9 belum tayang. Drama Korea “W – Two Worlds” pertama kali tayang di MBC di slot Rabu-Kamis pada tanggal 20 Juli 2016. Semoga drama ini berakhir dengan HAPPY ENDING seperti Queen In Hyun's Man.

Selasa, 16 Agustus 2016

LEE SEUNG GI - Return

알 수 없는 그 계절의 끝
(Alsu eobneun geu gyejeorui kkeut)
Akhir musim yang tak diketahui

나는 너를 사랑하고 있던걸까?
(Naneun neoreul saranghago itdeongeolkka?)
Akankah aku mengatakan mencintaimu?

어딘가에 우리 함께했던 그 많은 시간이
(Eodingae uri hamkkehaetdeon geu manheun sigani)
Banyaknya waktu yang kita habiskan bersama dimanapun

손 닿을 듯 어제 일 처럼 되돌려지곤 해
(Son daheul deut eoje il cheoreom dwidollyeojigon hae)
Kembali seakan aku bisa menyentuh tanganmu seperti hari kemarin

순간마다 네가 떠올라
(Sunganmada nega tteoolla)
Setiap kali kau muncul

조용히 낮게 울리던 그 목소리
(Joyonghi natge ullideon geu moksori)
Suara itu menggema cukup rendah

봄을 닮은 햇살 같았던 너의 모습까지
(Bomeul dalmeun haessal gathatdeon neoui mosupkkaji)
Sampai wajahmu menyerupai sinar matahari di musim semi

언제나 넌 나의 매일을 환하게 비췄어
(Eonjena neon naui maeilreul hwanhage bichwosseo)
Kau selalu bersinar dengan terang di hari-hariku

순간마다 네가 떠올라
(Sunganmada nega tteoolla)
Setiap kali kau muncul

조용히 낮게 울리던 그 목소리
(Joyonghi natge ullideon geu moksori)
Suara itu menggema cukup rendah

봄을 닮은 햇살 같았던 너의 모습까지
(Bomeul dalmeun haessal gathatdeon neoui mosupkkaji)
Sampai wajahmu menyerupai sinar matahari di musim semi

아주 작은 기억들 조차 여전히 선명해
(Aju jageun gieokdeul jocha yeojeonhi seonmyeonghae)
Bahkan kenangan-kenangan yang sangat kecil masih begitu jelas

알 수 없는 그 계절의 끝
(Alsu eobneun geu gyejeorui kkeut)
Akhir musim yang tak diketahui

나는 너를 사랑하고 있던걸까?
(Naneun neoreul saranghago itdeongeolkka?)
Akankah aku mengatakan mencintaimu?

어딘가에 우리 함께했던 그 많은 시간이
(Eodingae uri hamkkehaetdeon geu manheun sigani)
Banyaknya waktu yang kita habiskan bersama dimanapun

손 닿을 듯 어제 일 처럼 되돌려지곤 해
(Son daheul deut eoje il cheoreom dwidollyeojigon hae)
Kembali seakan aku bisa menyentuh tanganmu seperti hari kemarin

순간마다 네가 떠올라
(Sunganmada nega tteoolla)
Setiap kali kau muncul

조용히 낮게 울리던 그 목소리
(Joyonghi natge ullideon geu moksori)
Suara itu menggema cukup rendah

봄을 닮은 햇살 같았던 너의 모습까지
(Bomeul dalmeun haessal gathatdeon neoui mosupkkaji)
Sampai wajahmu menyerupai sinar matahari di musim semi

언제나 넌 나의 매일을 환하게 비췄어
(Eonjena neon naui maeilreul hwanhage bichwosseo)
Kau selalu bersinar dengan terang di hari-hariku

순간마다 네가 떠올라
(Sunganmada nega tteoolla)
Setiap kali kau muncul

조용히 낮게 울리던 그 목소리
(Joyonghi natge ullideon geu moksori)
Suara itu menggema cukup rendah

봄을 닮은 햇살 같았던 너의 모습까지
(Bomeul dalmeun haessal gathatdeon neoui mosupkkaji)
Sampai wajahmu menyerupai sinar matahari di musim semi

아주 작은 기억들 조차 여전히 선명해
(Aju jageun gieokdeul jocha yeojeonhi seonmyeonghae)
Bahkan kenangan-kenangan yang sangat kecil masih begitu jelas

우린 어디쯤 있을까?
(Urin eodijjeum isseulkka?)
Dimanakah kita berada?

수 많았던 기억들을 되돌려봐
(Su manhatdeon gieokdeureul dwidollyeobwa)
Aku mencoba kembali pada kenangan-kenangan

우린 행복했던 걸까?
(Urin haengbokhaetdeon geolkka?)
Akankah kita bahagia?

알 수 없는 마음들만 제자리에 남아
(Alsu eobneun maeumdeulman jejarie nama)
Perasaaan yang tak diketahui tertinggal di tempat terdahulu

순간마다 네가 떠올라
(Sunganmada nega tteoolla)
Setiap kali kau muncul

조용히 낮게 울리던 그 목소리
(Joyonghi natge ullideon geu moksori)
Suara itu menggema cukup rendah

봄을 닮은 햇살 같았던 너의 모습까지
(Bomeul dalmeun haessal gathatdeon neoui mosupkkaji)
Sampai wajahmu menyerupai sinar matahari di musim semi

아직도 난 너를 잊지 않아
(Ajikdo nan neoreul ijji anha)
Aku masih belum melupakanmu

우린 어디쯤 있을까?
(Urin eodijjeum usseulkka?)
Dimanakah kita berada?

우리는 행복했던 걸까?
(Urineun haengbokhaetdeon geolkka?)
Akankah kita bahagia?

Rasa

Apakah kebanyakan garam Atau terlalu asam Mungkin sudah malam Aku kurang paham Apakah terlalu asin Atau kebanyakan micin Mungkin terlalu lic...