Sore ini sekitar pukul 15:14 WIB, saya mendapatkan sms dari nomor baru yang mengaku-ngaku sebagai kepala sekolah tempat saya mengajar. Isi sms sebagai berikut:
"Saya, ######### (KEPSEK. SDN #######) Saya Terima Undangan "SEMINAR NASIONAL" pada tgl 30-31 Juli 2016 dari "DIREKTORAT PENDIDIKAN DASAR" Kemdikbud RI. Dan semua dana transportasi dan akomodasi di tanggung semua dari " DIREKTORAT PENDIDIKAN DASAR" Kemdikbud RI. Kepada Yth.######### No. Registrasi Peserta Anda (9997547) Untuk keterangan lebih lanjut harap hubungi sekarang ketua panitia Bpk. Hamid Muhammad, M.Sc. ph.D (Dirjen DIKDAS) di No Hp Beliau. 085242985512. Dihubungi sekarang sudah di tunggu. Undangan anda diambil besok di sekolah, Terimakasih."
Setelah membaca sms tersebut langsung saya telpon kepala sekolah. Beliau mengaku tidak pernah mengirim sms seperti itu. Karena penasaran, saya telpon nomor yang tertera dalam sms. Katanya saya akan diberi uang transportasi senilai 9 juta rupiah. Untuk mengirim uang tersebut, si penipu bertanya kepada saya mau kirim lewat bank mana. Terus tanya kirimnya ke atm siapa. Saya bilang saya tak punya atm dan mau pinjam punya teman. Saya tanya tanya tentang bagaimana keberangkatan menuju Jakarta. Si penipu menjawab dengan nada yang sedikit tinggi. Sepertinya dia marah karena saya tak pegang kartu atm. Dia bilang kalo kartu atm nya sudah ditangan baru boleh telpon lagi dan setelah itu baru lah dijelaskan tata caranya. Ujung ujungnya duit, kan.. Ini seratus persen penipuan. Entah darimana orang itu mendapatkan informasi nama kepala sekolah, SD tempat mengajar, nama kita, NIP kita, dan nomor hape kita.
Rabu, 27 Juli 2016
HATI-HATI TERHADAP PENIPUAN!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Bahu
Orangnya itu-itu saja Tiada yang menyangka Rasa terbelah dua Jiwa dan raga Orangnya itu terus Tiada yang mengurus Rasa perlahan tergerus Sem...
-
Lagi-lagi daku mengantuk Pintu mana bisa diketuk Ingin daku segera masuk Tapi kaki terasa ditusuk Lagi-lagi kantuk menyerang Pintu mana bisa...
-
Mungkin sepanjang hidupnya lelah Di matamu semua tak indah Ingin ku mengurai kisah Tapi tiada yang mengatur langkah Mungkin sepanjang hidupn...
-
Balas dengan senyum Kata yang mengaum Niscaya ketika ranum Laku mirip pendulum Senyum dengan ikhlas Hati yang memanas Niscaya ketika tuntas ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar