Jumat, 30 September 2016

Hana #1

Sebut saja dia Hana, seorang perempuan yang sedang menata dunianya. Kali ini dia ingin bermimpi. Pergi ke tempat yang sangat indah. Ada padang rumput yang luas, bunga-bunga menghiasi sekelilingnya. Ada banyak mainan dan makanan. Sungguh banyak kebahagiaan. Sebuah rumah besar yang mengkilap. Persis seperti rumah milik “Louise” di drama “Shopping King Louise”. Di sana dia tak perlu bersusah payah. Ada kebahagiaan yang tersedia di rumah. Keluarga dan harapan yang indah. Hana bermain-main, bergembira. Ada banyak teman yang menghiburnya. Hana memang tak punya uang, namun dia punya segalanya. Sesungguhnya yang Hana perlukan memang segalanya, bukan uang. Uang hanya selembar kertas yang dianggap bernilai. Namun tanpa uang, segalanya mungkin tak akan pernah didapat. Hana melihat langit. Birunya begitu indah. Ia berpikir tak akan meninggalkan rumah. Hana yang malang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bangkai

Bunga-bunga bangkai Mari hitung per tangkai Tiada hendak menggapai Harum yang tak sampai Bunga-bunga bangkai Tumbuh di sunyi lantai Tak perl...