Hana melihat tumpukan kertas. Cocok sekali dijadikan selimut, pikirnya. Hana mulai menggunting, kemudian menjahit. Jadilah sebuah selimut kertas. Hana ingin tidur, tapi dia tidak bisa tidur. Dia melihat sekeliling, ada cokelat sachet. Dia ingat pernah membelinya. Cokelat itu kemudian diseduh dan diminum. Hana pun tertidur. Dalam mimpi, Hana sedang mencoret-coret kertas. Di depannya ada laptop. Ada tugas browsing. Hana harus mengecek semua file. Hana yang selesai mengecek lalu mengirimkan hasilnya melalui pesan singkat. Setelah selesai mengecek, Hana lalu terbangun. Keringatnya ada di mana mana sehingga selimutnya jadi bubur kertas. Hana lapar, tapi sayang bubur kertas tidak bisa dimakan. Hana kebingungan.
Jumat, 30 September 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tumbang
Seketika daku tumbang Padahal siap perang Senjata kini terpasang Ragu pun telah dibuang Seketika daku lemas Padahal sudah berkemas Senjata t...
-
Tepatnya hari Jumat, seusai mendownload dan menonton drama Korea yang sedang ongoing, aku berpikir keras untuk melakukan hal yang tidak bia...
-
Tampak dari muka Senyum tak pernah alpa Kiri kanan disapa Bahagianya dia Tampak dari jauh Senyum selalu penuh Kiri kanan gaduh Bahagianya se...
-
Adikku pernah membisikkan Kata singkat mematikan Hanya untuk membangunkan Kakaknya di pagi liburan Adikku pernah bersuara Cuma satu kata Ba...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar