Jika kau tak melakukan apa-apa untukku, aku merasa seperti cinta tak berbalas.
Aku memikirkanmu disaat tersulitmu.
Aku mencari cara agar kamu terlepas dari derita.
Saat ini, kau lupa..
Entah aku yang terlalu berhitung, atau memang engkau tak sayang padaku.
Aku tak pandai mengukur rasa sayangmu padaku.
Kita memang masih berkomunikasi.
Kita memang masih sahabat.
Atau memang aku yang menuntut lebih?
Karena hal ini, aku sering berpikir berapa besar rasa sayangmu padaku..
Aku masih percaya bahwa engkau sayang padaku.
Jangan biarkan kita berakhir di sini.
Selasa, 11 Oktober 2016
Cinta Tak Berbalas
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Bahu
Orangnya itu-itu saja Tiada yang menyangka Rasa terbelah dua Jiwa dan raga Orangnya itu terus Tiada yang mengurus Rasa perlahan tergerus Sem...
-
Lagi-lagi daku mengantuk Pintu mana bisa diketuk Ingin daku segera masuk Tapi kaki terasa ditusuk Lagi-lagi kantuk menyerang Pintu mana bisa...
-
Mungkin sepanjang hidupnya lelah Di matamu semua tak indah Ingin ku mengurai kisah Tapi tiada yang mengatur langkah Mungkin sepanjang hidupn...
-
Balas dengan senyum Kata yang mengaum Niscaya ketika ranum Laku mirip pendulum Senyum dengan ikhlas Hati yang memanas Niscaya ketika tuntas ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar