"Brum..brum.." terdengar bunyi motor dari kejauhan. Hana yang tengah sibuk menata hati lalu tersadar sendiri. Wah ini sudah larut, pikirnya. Suara suara tak jelas memang sering mengganggunya di tahun ini. Dia tak marah dengan suara itu, dia hanya marah pada dirinya sendiri. Dia berterima kasih dengan suara motor barusan. Setidaknya suara itu telah menjauhkan sedikit rasa marahnya. Namun, rasa marah Hana berganti dengan rasa takut. Ternyata Hana takut ditinggalkan.
Rabu, 12 Oktober 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Bangkai
Bunga-bunga bangkai Mari hitung per tangkai Tiada hendak menggapai Harum yang tak sampai Bunga-bunga bangkai Tumbuh di sunyi lantai Tak perl...
-
Tepatnya hari Jumat, seusai mendownload dan menonton drama Korea yang sedang ongoing, aku berpikir keras untuk melakukan hal yang tidak bia...
-
Adikku pernah membisikkan Kata singkat mematikan Hanya untuk membangunkan Kakaknya di pagi liburan Adikku pernah bersuara Cuma satu kata Ba...
-
Mengumpulkan detik-detik Agar lebih baik Ratusan titik-titik Menemani masa berisik Mengumpulkan kepingan Agar lebih ringan Ratusan angan Men...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar