Rabu, 12 Oktober 2016

Hana #4

"Brum..brum.." terdengar bunyi motor dari kejauhan. Hana yang tengah sibuk menata hati lalu tersadar sendiri. Wah ini sudah larut, pikirnya. Suara suara tak jelas memang sering mengganggunya di tahun ini. Dia tak marah dengan suara itu, dia hanya marah pada dirinya sendiri. Dia berterima kasih dengan suara motor barusan. Setidaknya suara itu telah menjauhkan sedikit rasa marahnya. Namun, rasa marah Hana berganti dengan rasa takut. Ternyata Hana takut ditinggalkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tumbang

Seketika daku tumbang Padahal siap perang Senjata kini terpasang Ragu pun telah dibuang Seketika daku lemas Padahal sudah berkemas Senjata t...