Hana melihat keluar jendela, ada banyak sekali bintang. Ingin merasakan lebih banyak lagi, Hana mencoba keluar rumah. Hana berlari menuju beranda rumah. Dan.. "bruk" Hana terjatuh. Kakinya menginjak lubang. Hana membuka matanya. Whoaaaa, apa ini? Hana berada di tempat asing. Tempat itu adalah istana. Banyak orang memakai baju berbeda sekali dengannya. Baju orang itu panjang-panjang, persis Hanbok. Hana mencoba mendengarkan percakapan. Hah, bahasa Indonesia? Sebenarnya ada di manakah aku, pikirnya. Ditengah kebingungannya, Hana bersyukur karena mengerti ucapan mereka. Hana yang makanan sehari-harinya adalah drama Korea, cukup terpukau dengan keadaan sekelilingnya. Hana berpikir jangan-jangan dia sedang melakukan perjalanan waktu. Ah, tapi tidak ada genangan air seperti di "Splash-Splash Love". Juga tidak sedang gerhana matahari seperti "Scarlett Heart/Moon Lovers" karena tadi itu malam hari. Air dan gerhana tidak ada, lalu apa yang terjadi? Hana melihat raja yang sangat dihormati. Hana juga melihat cuplikan orang yang membicarakan raja mereka di belakang.
Rabu, 12 Oktober 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Bahu
Orangnya itu-itu saja Tiada yang menyangka Rasa terbelah dua Jiwa dan raga Orangnya itu terus Tiada yang mengurus Rasa perlahan tergerus Sem...
-
Lagi-lagi daku mengantuk Pintu mana bisa diketuk Ingin daku segera masuk Tapi kaki terasa ditusuk Lagi-lagi kantuk menyerang Pintu mana bisa...
-
Mungkin sepanjang hidupnya lelah Di matamu semua tak indah Ingin ku mengurai kisah Tapi tiada yang mengatur langkah Mungkin sepanjang hidupn...
-
Balas dengan senyum Kata yang mengaum Niscaya ketika ranum Laku mirip pendulum Senyum dengan ikhlas Hati yang memanas Niscaya ketika tuntas ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar